Gambar_Langit

Yimpitar Ceria Penghafal Alquran dan Pencinta Lingkungan


Sikap mencintai lingkungan hidup bisa ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Mengajarkan anak mencintai lingkungan hidup bisa diterapkan dengan berbagai cara. Ini termasuk melakukan kegiatan di alam terbuka hingga menerapkan kebiasaan baik untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Mengajarkan anak-anak mencintai lingkungan hidup tidak hanya berguna bagi kelangsungan generasi selanjutnya. Menurut Ardiansyah Putra Dari Komunitas Gayo Peduli, mengajarkan anak-anak tentang lingkungan mendorong sikap empati, keterampilan bahasa, dan komunikasi. Tentu saja seluruh keterampilan itu sangat dibutuhkan untuk masa depan anak-anak.

Ini salah satu kegiatan edukasi dini cinta lingkungan, yaitu Operasi Kintis yang digagas oleh Komunitas Gayo Peduli. Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta, rasa peduli, dan rasa memiliki. Membangun kesadaran sejak dini betapa pentingnya menjaga, merawat melestarikan dan mewariskan lingkungan yang bersih, rapih, terawat dan nyaman untuk ditinggali, ditempati bersama dari satu generasi ke Generasi selanjutnya, selain Edu Cinta Tauhid, Cinta Masjid, Cinta Al-Qur'an, Cinta Rasululloh Solallahu Allaihi Wassalam dan tentunya Cinta tanoh Tembuni.

Bersama dengan Komunitas dari Wisata Alam Gayo, melalui anak anak Yimpitar Ceria Penghafal Al-Qur'an, dengan penuh semangat memungut sampah secara Komunal atau kelompok. Pada kegiatan kali ini, dilakukan di sepanjang Daerah Aliran Sungai Pesangan Danau Lut Tawar, Trek Arum Jeram, sekaligus dalam rangka menyambut Bulan yang penuh Ampunan, Bulan penuh Berkah. Yaitu bulan suci ramadhan. Marhaban ya Ramadhan.

Menurut Ardiansyah Putra, bahwa anak anak harus memahami, Lingkungan hidup mesti dijaga kelestariannya demi kualitas kehidupan seluruh makhluk di dalamnya. Kerusakan lingkungan tentu akan merusak kehidupan seluruh makhluk hidup, termasuk manusia. Manusia berperan besar dalam kelestarian lingkungan. Sudah menjadi kewajiban bagi manusia generasi saat ini untuk mengajarkan generasi berikutnya rasa cinta terhadap lingkungan hidup demi kelestarian lingkungan di masa depan.

salah satu Cara Mengajarkan Anak Mencintai Lingkungan Hidup adalah melalui kegiatan yang kami sebut operasi Kintis ini:

Pertama, Mengajaknya ke alam terbuka. Berikan anak-anak waktu di alam terbuka dengan kegiatan menyenangkan, seperti menjelajah, berkemah, memetik buah, memancing, atau piknik. Tunjukkan bahwa alam memberikan banyak hal untuk dinikmati sehingga perlu selalu dijaga dan tidak dirusak.

Kedua, Memberikan contoh kebiasaan baik, Anak-anak adalah peniru terbaik. anak-anak akan mengulang dan meniru segala hal yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua. Oleh karena itu, orang tua sangat berperan besar dalam memberi contoh kebiasaan baik terkait lingkungan pada anak-anak. Ini termasuk mengajarkan kebiasaan baik untuk buang sampah pada tempatnya, tidak sembarangan memetik bunga di kawasan konservasi, atau menghormati fauna di alam liar.

Ketiga, Belajar sambil bermain. Anak-anak belajar lebih mudah melalui permainan. Orang tua bisa menanamkan rasa cinta kepada lingkungan lewat permainan. Sebagai contoh, membuat mainan dari sampah yang bisa di daur ulang, seperti botol plastik atau kardus. Selain itu, permainan memisah-misahkan sampah berdasarkan jenisnya di tiga tempat sampah berbeda.

Mari kita selalu mengajarkan anak anak kita, mencintai semua mahluk ciptaan Alloh, mencitai Alquran, mencintai rosul rosulnya, mencintai masjid, mencintai lingkungan, terutama tanoh tembuni, dataran tinggi gayo. Demikian Ardiansyah menutup uraiannya.

Pembelajar

Blog ini kami buat sebagai sarana untuk bersiraturahim dan sebagai media belajar bagi sesama kita semua. Semoga bermanfaat, Amin

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Gambar_Langit
Gambar_Langit
Gambar_Langit

Formulir Kontak